Ketika Yuuki-kun diberitahu oleh senpai-nya bahawa dia akan segera pergi ke luar kota kerana tugas mendadak, dia merasa sedikit sedih. Namun, dia tidak perlu khawatir, sebab dia akan kembali segera. Tapi, ketika tiba di tempat tujuan, dia menemukan bahwa kamar yang dia pesan hanya satu, dan dia harus berbagi kamar dengan seorang wanita yang tampaknya sangat menarik dan agak penuh diri. Dia adalah seseorang yang tidak asing bagi Yuuki-kun, seorang karyawan yang sering dia temui, dan kini mereka harus menghabiskan malam bersama di dalam kamar yang sempit.
Dari situ, hubungan mereka mulai memanas. Awalnya hanya sekadar bercanda, tapi perlahan-lahan, mereka mulai merasakan ketertarikan satu sama lain. Dengan kehadiran seseorang yang tiba-tiba menemani mereka, suasana semakin intim, dan Yuuki-kun mulai merasa gugup.
Di dalam kamar yang gelap, mereka saling menatap, dan rasa malu serta kegugupan mulai menguasai mereka. Tapi, perlahan-lahan, mereka memulai permainan yang penuh sensasi, dari sentuhan lembut hingga perlahan memperdalam hubungan mereka. Mereka saling memuji, saling menantang, dan semangat mereka semakin memuncak.
Tapi, ketika mereka hampir mencapai puncak kebahagiaan, tiba-tiba datang seorang wanita lain yang menambah suasana menjadi semakin panas. Dengan kehadiran orang ketiga, mereka harus bersaing dan berusaha menguasai perhatian satu sama lain. Tapi, dalam kekacauan itu, mereka tetap saling memahami dan saling menyukai, dan akhirnya, mereka memutuskan untuk melanjutkan hubungan mereka, meski dengan sedikit perubahan.
Dari kamar yang sempit, mereka berangkat ke tempat lain, dengan hati yang penuh kebahagiaan dan sedikit rasa malu. Mereka menantikan hari esok, ketika mereka akan kembali ke kota, dan mungkin akan ada kejutan lain yang menunggu mereka.