Di dalam sebuah kelas yang biasa, suasana menjadi tidak biasa apabila guru baru, Yuuzui-kun, tiba-tiba mengambil alih kelas. Dengan cara yang tidak biasa, dia meminta setiap pelajar untuk menunjukkan kehadiran mereka, termasuk Saji-kun dan Saji-san. Namun, kehadiran mereka tidak hanya sekadar kehadiran biasa — mereka diberi tugas yang mengejutkan: menelan pil yang memicu kegairahan, sebelum menunjukkan reaksi mereka di hadapan kelas.
Saji-kun dan Saji-san, yang sejak dulu dikenal sebagai pelajar yang tidak biasa, segera menjadi pusat perhatian. Mereka menunjukkan ketegangan, kegairahan, dan kegembiraan yang luar biasa. Dengan bantuan pil eksperimental yang diberikan oleh perusahaan farmasi milik ayah Saji-kun, mereka tidak hanya memperlihatkan kekuatan mereka, tetapi juga kelemahan yang tersembunyi.
Di balik kelas yang biasa, terdapat konflik yang semakin memanas. Ayah Saji-kun, yang merupakan seorang bos perusahaan farmasi, mengancam akan mengeluarkan Saji-kun dari pekerjaan jika dia tidak memenuhi tuntutan. Namun, guru Yuuzui-kun, yang sebelumnya menikah dan akan segera menikah kembali, menunjukkan kepedulian yang tidak biasa terhadap Saji-kun dan Saji-san. Dengan kehadiran yang penuh kegairahan, dia tidak hanya menjadi guru, tetapi juga menjadi bagian dari kisah yang sedang berlangsung.
Di tengah-tengah kegairahan dan kegembiraan, terdapat ketegangan yang mengalir. Saji-kun dan Saji-san, dalam perjalanan mereka, menemukan kekuatan yang tidak terduga. Mereka tidak hanya menghadapi tantangan dari ayah mereka, tetapi juga dari guru yang mengejutkan mereka. Dengan kegairahan yang terus meningkat, mereka berusaha menunjukkan bahwa mereka tidak hanya pelajar biasa, tetapi juga orang-orang yang memiliki kekuatan dan keteguhan hati.
Dari kehadiran yang biasa hingga kegairahan yang tidak terduga, kelas ini menjadi tempat di mana kegairahan, kegembiraan, dan ketegangan bertemu dalam satu kesatuan yang luar biasa.