Di tengah kehidupan yang sibuk dan tekanan ekonomi, kehidupan rumah tangga antara 椿さん dan suaminya, 哲学さん, mulai terasa jauh satu sama lain. Meskipun sudah menikah selama lima tahun, hubungan mereka semakin dingin akibat kesibukan masing-masing di tempat kerja, hingga kehidupan malam pun hampir hilang. Di tengah kebosanan dan keinginan yang tidak terpenuhi, datanglah kehadiran 父さん, ayah dari suami 椿さん, yang tiba-tiba muncul dalam kehidupan mereka.
父さん mengalami cedera di tempat kerja, dan kebetulan, 椿さん pun harus menemani dan merawatnya. Awalnya hanya sebagai bantuan sederhana, tapi seiring waktu, hubungan antara 椿さん dan 父さん mulai memanas. Dalam suasana yang hangat dan intim, 椿さん merasakan sensasi baru yang membuatnya semakin tergoda. Tidak hanya itu, kehadiran 父さん juga membawa perubahan dalam dinamika hubungan keluarga mereka, terutama dengan suami 椿さん yang mulai menyadari perubahan yang terjadi.
Dari perawatan yang penuh perhatian hingga kehangatan yang tercipta antara mereka, 椿さん merasakan kebahagiaan yang baru, meski juga dibayangi oleh rasa malu dan ketertarikan yang semakin dalam. Dalam setiap sentuhan dan keakraban yang terbangun, 椿さん semakin merasakan bagaimana kehidupan baru ini mengubah perasaannya. Bahkan, dia mulai berpikir untuk mengunjungi 父さん lagi, karena kebahagiaan yang dia rasakan terlalu menggoda untuk diabaikan.
Dalam kehangatan yang tercipta antara mereka, 椿さん merasakan bagaimana kehidupan keluarganya mulai berubah, membawa kebahagiaan yang tidak terduga, meski juga membawa perasaan yang tak terduga. Dengan 父さん, dia menemukan kebahagiaan yang baru, dan dalam ketertarikan itu, dia merasakan bagaimana kehidupannya mulai berubah, membuka jalan bagi kebahagiaan yang tak terduga.