Di dalam sebuah sekolah, kehidupan seorang guru bernama **Yoshino-sensei** berubah secara dramatis ketika dia ditugaskan menjadi guru kelas baru. Awalnya, segalanya tampak baik-baik saja, tetapi kehidupan tenang itu segera berubah ketika sebuah peristiwa kekerasan terjadi selama waktu membersihkan kelas. Seorang pelajar yang merupakan anak dari kepala sekolah mengalami cedera, dan Yoshino-sensei terlibat dalam kejadian tersebut.
Kepala sekolah, yang sebelumnya adalah guru Yoshino-sensei ketika dia masih menjadi pelajar, meminta Yoshino-sensei untuk menanggung konsekuensi dari kejadian itu. Dengan tidak punya pilihan, Yoshino-sensei harus menerima tugas baru yang menantang: menjadi **"pamong seks"** di sekolah tersebut.
Dari situ, kehidupan Yoshino-sensei menjadi lebih intensif, penuh dengan eksplorasi dan pengalaman baru. Dia dihadapkan pada berbagai tugas yang melibatkan **"membuka seluruh lubang"**, dari mulut hingga anus, dan setiap hari menjadi lebih menantang. Tidak hanya itu, dia juga harus melalui beberapa proses **"pengembangan"** yang memperluas kemampuan fisik dan sensualnya.
Dengan **Yoshida-sensei** dan **Yoshida-kun** sebagai guru dan pelajar yang terlibat dalam proses itu, Yoshino-sensei mengalami perjalanan yang penuh emosi, dari ketegangan hingga kesenangan yang luar biasa. Tidak hanya sekadar tugas baru, tetapi juga sebuah perjalanan yang membawa dia dari kehidupan tenang menjadi pengalaman yang penuh warna dan sensasi.
Di tengah-tengah kesibukan itu, **"Kimi-kun"**, seorang pelajar yang tampaknya menjadi **"senpai"** yang dekat dengan Yoshino-sensei, juga turut serta dalam perjalanan ini, menambahkan dinamika baru dalam kehidupan Yoshino-sensei.
Dari situ, kehidupan Yoshino-sensei tidak hanya berubah secara fisik, tetapi juga secara emosional. Dari kejadian awal yang mengejutkan hingga proses pengembangan yang terus berlangsung, Yoshino-sensei mengalami perubahan yang luar biasa, yang akan terus berlangsung dalam kehidupan sekolahnya.