Di dalam sebuah apartmen yang hangat dan penuh kehidupan, hubungan antara ibu dan anak yang penuh kehangatan serta sedikit ketegangan sedang berlangsung. "ごめんね、お母さん。仕事帰りに買い物付き合わせちゃって。いいのよ。" kata anak lelaki yang bernama **秀典くん** dengan penuh kasih sayang. Ia baru pulang dari kerja, dan langsung menghadapi ibunya yang sedang dalam keadaan hamil. Ibu itu, **お母さん**, dengan lembut memaafkan anaknya, tetapi di balik kehangatan itu, ada sedikit ketegangan yang terasa antara mereka.
Di dalam rumah, **お父さん** sedang sibuk dengan kegiatan yang agak tidak biasa, membuat **お母さん** sedikit kecewa dan bingung. Namun, kehangatan dan keakraban mereka tetap terjaga, bahkan saat mereka saling memberi kehangatan dan kepuasan. "なんでやめてくれないの?いないからなにわかんない。" kata **お母さん** dengan sedikit kesal, tetapi ia tetap memberi kehangatan yang ia harapkan.
Selama waktu-waktu itu, **秀典くん** terus berusaha menjaga janji dengan **ミオン**, seorang wanita yang juga dekat dengan mereka. Ia pun harus berhadapan dengan keinginan dan ketegangan yang datang dari kehidupan sehari-harinya. Tapi, ia tetap berusaha untuk menjaga hubungan baik antara ibu dan anak, serta menjaga keharmonisan dalam rumah tangga.
Ketegangan dan kehangatan antara **お母さん** dan **秀典くん** terus berlangsung, bahkan saat **お父さん** juga terlibat dalam kegiatan yang membuat suasana rumah menjadi lebih hangat. Dengan sedikit keakraban dan kehangatan, mereka tetap saling mendukung dan memberi kepuasan satu sama lain.
Dari kehidupan sehari-hari yang penuh kehangatan hingga kegiatan yang sedikit lebih eksplisit, hubungan antara **お母さん** dan **秀典くん** terus berkembang. Mereka saling memberi kehangatan, kepuasan, dan keakraban yang terasa dalam setiap interaksi mereka. Dengan kehadiran **お父さん** yang juga terlibat, suasana rumah semakin hangat dan penuh keakraban. Dalam hubungan mereka, ada ketegangan, ada kehangatan, dan ada kepuasan yang saling diberikan.