Mio-chan, seorang pelajar yang sering bekerja paruh waktu, bangun di rumahnya setelah menghabiskan malam dengan minum berlebihan. Ia masih merasa pusing dan sakit di bagian belakangnya, mengingat kejadian semalam yang tidak ia ingat secara jelas. Ia merasa sedikit malu ketika tiba-tiba ada seseorang di sampingnya—seseorang yang dikenalnya sebagai "senpai", seorang lelaki yang kerap menghampirinya, dan yang juga pernah menemani Mio-chan dalam beberapa kesempatan.
Di dalam kamar, hubungan mereka semakin memanas. Senpai terlihat sangat antusias, bahkan sedikit bersemangat karena Mio-chan masih dalam keadaan yang sedikit lemah setelah minum berlebihan. Ia berusaha mempererat hubungan mereka, bahkan dengan sedikit permainan kata dan isyarat yang membuat suasana semakin intim. Senpai terlihat sangat tertarik pada Mio-chan, bahkan sampai ia mengatakan bahwa Mio-chan lebih menyenangkan daripada "彼女さん", yang merupakan orang yang biasa ia temui.
Tapi Mio-chan juga punya kehidupan sendiri. Ia juga punya "彼氏", seorang lelaki yang akan bertemu dengannya di sore hari. Tapi karena semalam ia sedikit lupa, ia pun terlihat sedikit bingung dan sedikit malu. Namun, Mio-chan tidak bisa menolak senpai yang terus menggoda dan mengajaknya untuk terus bersenang-senang.
Kedua orang ini terus bermain peran mereka, satu sebagai senpai yang ingin menggoda dan mengajak, satu sebagai Mio-chan yang terus sedikit menggoda dan menantang. Mereka saling menantang, saling menggoda, dan akhirnya, mereka pun terus menikmati kebersamaan mereka, bahkan sampai ke titik puncak yang sangat menantang dan memuaskan. Mio-chan pun terlihat sedikit lelah, tapi ia tetap menikmati setiap momen yang mereka habiskan bersama.
Dalam suasana yang cukup intim dan penuh permainan, Mio-chan pun sedikit tertantang untuk terus bersenang-senang, bahkan sampai ia sedikit lupa akan janji dengan "彼氏"-nya. Ia pun berharap, mungkin, ia bisa terus bersenang-senang dengan senpai, bahkan sampai ia bisa melupakan segala kekhawatiran dan kebingungan yang ia rasakan.