Di sebuah apartmen yang sederhana, hubungan antara seorang lelaki muda dan tiga orang saudarinya berubah menjadi sesuatu yang lebih menarik dan mengejutkan. "Otoutan" — yang sering dibilang oleh saudarinya sebagai "Oniisan" — terjebak dalam permainan yang dimulai oleh "Sakichan", saudari barunya yang selalu menggoda dan mempermainkannya. Dengan kehadiran "Sakichan", yang dikenal sebagai seorang gadis yang penuh kepercayaan diri, dan "Sakichan" yang terus mempermainkan lelaki itu, kisah ini menjadi satu permainan yang penuh kejutan dan sensasi.
Dari awal, "Sakichan" selalu menggoda "Oniisan", membuatnya tak bisa fokus belajar. Ia sering mengatakan bahwa "Oniisan" adalah seorang lelaki yang masih polos, dan dengan permainan yang terus berlangsung, "Oniisan" mulai merasa tertantang. "Sakichan" pun tak pernah lelah menantangnya, bahkan dengan mengajaknya untuk melihat hal-hal yang tak terduga. Ia mempermainkan "Oniisan" dengan berbagai cara, mulai dari menantangnya melihat pakaian dalamnya, hingga membuatnya terjebak dalam permainan yang tak terduga.
Dengan kehadiran "Sakichan" dan "Sakichan" yang tak pernah berhenti menggoda, "Oniisan" pun mulai merasakan sensasi yang tak pernah ia alami sebelumnya. Dari kejutan pertama hingga sensasi yang semakin memuncak, ia tak bisa menolak permainan yang dimulai oleh "Sakichan" dan "Sakichan". Ia pun mulai merasakan sensasi yang menggetarkan, yang membuatnya tak bisa menahan diri lagi.
Pada akhirnya, dalam permainan yang terus berlangsung, "Oniisan" pun merasakan kebahagiaan yang tak terduga. Ia pun tak bisa menolak permainan yang dimulai oleh "Sakichan" dan "Sakichan", dan dalam kebahagiaan yang tak terduga, ia pun merasakan sensasi yang membuatnya tak bisa menahan diri lagi. Dalam permainan yang terus berlangsung, "Oniisan" pun merasakan kebahagiaan yang tak terduga, dan dalam kebahagiaan itu, ia pun merasakan sensasi yang membuatnya tak bisa menahan diri lagi.