Takuya, seorang pelajar tahun kedua di universiti yang masih tinggal di rumah keluarga dan belum terlibat dalam proses mencari kerja, hidup dengan tenang tanpa kekawanan bayaran sewa. Namun, belakangan dia mulai terganggu oleh perhatian yang diberikan oleh adik perempuannya, yang dikenal sebagai "Sisinya" atau "Sisikan". Sisinya, yang dulu seorang geng motor yang menikah muda dan kini sedang menghabiskan masa pengasuhan anak kedua di rumah keluarga, terlihat semakin menarik dan penuh kekuatan, yang membuat Takuya makin tertarik.
Di antara kebiasaan mereka yang biasa, hubungan mereka mulai berubah menjadi sesuatu yang lebih intim. Takuya, yang sebelumnya hanya melihat adik perempuannya sebagai seorang adik, kini merasakan perubahan dalam diri Sisinya yang kian hari kian menarik. Dari perhatian yang muncul saat mereka berdua di rumah, hingga permainan yang mereka lakukan, hubungan mereka semakin mendekat ke arah yang lebih erotik.
Ibu mereka, yang sering kali mengganggu dengan perhatian yang lucu, juga turut memperkuat ikatan antara mereka. Takuya, yang tidak pernah menyangka akan terjebak dalam perasaan yang begitu dalam, merasakan keinginan yang muncul setiap kali mereka berdua. Perasaan itu semakin memuncak saat mereka berdua berada di ruang yang sama, dan hubungan mereka semakin memperlihatkan perubahan yang terjadi dalam kehidupan mereka.
Dari kebiasaan yang biasa hingga hubungan yang kian hari kian memperlihatkan keintiman yang tersembunyi, Takuya dan Sisinya terus berusaha menjaga hubungan mereka dalam kesederhanaan keluarga mereka. Tapi di balik itu, ada perasaan yang muncul, yang membuat mereka semakin dekat, hingga akhirnya hubungan mereka menjadi sesuatu yang lebih dari sekadar adik dan kakak.